Obat Nyamuk

Juni 16, 2006

Hmm, kenapa disebut obat ya?

Medicine:  a substance or preparation used in treating disease (Merriam-Webster Online Dictionary)

Kalau obat batuk untuk menyembuhkan batuk, obat nyamuk berarti untuk menyembuhkan nyamuk. Baik sekali kita ya, sudah terganggu oleh gigitan mereka, masih juga berbaik hati memberi mereka obat :) . Lho tapi kok malah (banyak yang) mati? Mungkin karena obatnya kebanyakan jadi overdosis ^-^.

HIT

Obat nyamuk yang lagi naik daun. Aneh juga sudah dilarang sejak 2 tahun lalu, sampai beberapa waktu lalu masih juga diproduksi. Padahal mereka (produsen HIT) juga tentu paham bahaya dari diklorfos, tapi dengan alasan belum menemukan substansi pengganti, dengan tenangnya terus memakainya. 2 tahun belum bisa membuat formulasi baru? Apa saja yang dilakukan oleh R&D mereka ya -_-?

Sudah di-blow di media pun, sampai sekarang masih saja tidak sungguh-sungguh dalam menarik produk mereka itu. Ck ck ck …..

Awalnya kupikir beberapa media tidak adil juga dalam memberitakan, karena mereka menyamaratakan semua produk HIT. Secara tidak langsung memberi kesan semua produk HITdilarang. Untuk meng-counter-nya, HIT bahkan sampai memasang iklan produk mereka yang bebas diklorfos :) .

Tapi, konon itu adalah hukuman 'sosial' dari Badan POM. Biar produsen tidak seenaknya dalam pembuatan produknya. Kalau seperti ini, nama baik dari produk itu ikut jatuh. Tentunya mereka tidak mau begitu. Apalagi hukuman dalam pemberian peringatan, pelarangan produksi selama beberapa waktu, atau denda tidak akan membuat kapok.

Kembali ke masalah penarikan produk. Kalau saja pemerintah memberi dead-line penarikan produk, dan memberi denda besar untuk setiap hari keterlambatan, pasti mereka bakal kelimpungan :) .

Sayang, banyak juga masyarakat yang tidak tahu menahu soal ini. Dan masih setia memakainya :( .

Entry Filed under: Daily Life, Idle Talk, Thought. .

4 Comments Add your own

  • 1. kriwil  |  Juni 17, 2006 at 8:06 am

    soalnya, yang lebih mahal banyaaak .. :P

    Balas
  • 2. sonnyw  |  Juni 28, 2006 at 5:58 pm

    Yah begitu lah, kayaknya manusia itu adalah kelinci percobaan yang paling murah.. he he he

    Balas
  • 3. blognyayoga  |  Agustus 13, 2006 at 12:11 pm

    jadi pengen tau sejarahnya sampe tercipta istilah “obat nyamuk”. kekeke
    industri yang menganut paham kapitalis dalam bisnisnya maka memang perlu diawasi (testing, dll.) semua produk2-nya oleh badan terkait dan tugas pemerintas membuat sistematika tersebut operasional dengan benar.

    Balas
    • 4. dina  |  Juli 9, 2009 at 8:46 am

      lha blm tau ya??? kan emang ada badan khusus dari pemerintah yang buat ngurusin perijinan kyak gtu, di Fakultas Kedokteran Hewan IPB di bagian entomologi jg banyak kq dari perusahaan pestisida, insektisida, dan obat nyamuk yang di jual di pasaran itu di teliti dlu sama pihak FKH baru boleh dijual ke masyarakat umum, gtu… klopun masih ada penyimpangan kyak gt, masukin jalur hkum aja………..

      Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

Member of

BlogFam Community

Judge Me!

Say what you like about me :)
Positive
Negative

Random Post

My Archives

Tulisan Terakhir

Recent Comments

hasan di Buta Warna
hasan di Buta Warna
hasan di Buta Warna
Ay_you di Pemakaman Air
Ay_you di Pemakaman Air
hanny joselvine di 3×3x3
reno di Buta Warna
bimbim di Buta Warna
dam dam di Buta Warna
ayu di Filateli, Sebuah Hobi

RSS Stochastic Manga

My del.icio.us Link

Meta

Other Feeds

Powered by FeedBurner

Subscribe in Bloglines