Kapan Cukur Lagi?
Juni 15, 2007
Rambut, bagian dari penampilan. Jadi kondisi rambut mempengaruhi penilaian terhadap seseorang. Rambut tidak gondrong (bagi pria tentunya), berantakan diidentikkan dengan ketidakrapiin, kemalasan, dan juga ketidak sopanan. Ya kurang lebih begitu.
Kembali ke budaya tentunya. Beberapa dekade lalu rambut gondrong bak bintang rock menjadi tren, dan orang-orang pun tidak keberatan dengan model rambut itu. Sekarang? Model rambut begitu selain dicap tidak rapi kadang dapat ekstra sebutan ‘jadul’.
Profesi juga berpengaruh. Tidak ada yang keberatan seorang selebriti memiliki model rambut macam apa pun. Bahkan mungkin diikuti oleh para pemujan instannya. Tapi seorang direktur? Jika tidak suka disebut pengusaha nyentrik lebih baik memiliki rambut yang biasa saja.
Model rambut pendek, agak cepak, cepak bahkan botak lebih disukai pria saat ini. Berapa kali rata-rata seorang pria mencukur rambutnya dalam setahun? Aku mungkin 2 kali setahun, maksimal 3 kali. Terlalu jarang atau biasa saja? Tidak tahu juga. Yang jelas sering kualami, orang disekitar bisa sudah 2 kali mencukur rambutnya, sementara aku merasa belum waktunya untuk pergi ke tukang cukur
.
Mencukur sepertinya merupakan ritual bersama. Entah bagaimana, banyak orang memutuskan untuk mencukur rambutnya pada waktu yang hampir bersamaan. Apalagi setelah masa liburan untuk kemudian ‘memamerkan’ rambut barunya. Hanya kebetulankah?
Masa sekolah dulu, peraturan soal rambut cukup ketat. Para guru biasanya tidak keberatan jadi tukang cukur dadakan. Model potongan favorit mereka biasanya model ‘asal-setengah’ alias memendekkan rambut di satu sisi. Kalau sang siswa merasa tidak nyaman dengan model aneh itu, dipersilakan datang ke tukang cukur kesayangan masing-masing. Aku dulu anak baik-baik jadi tidak pernah kena raziaseperti itu
.
Masa kuliah, hingga bekerja kini, tidak ada peraturan yang mengharuskan berambut pendek. Selain estetika dan kesadaran sendiri tentunya. Sebagai orang yang asing di mata tukang cukur (saking jarangnya cukur rambut) kadang merasa jadi ‘nyeleneh’ sendiri di antara deretan orang berambut pendek lain.
Padahal model rambutku ‘unik’. Sebetulnya cocok juga jadi model bintang iklan shampo. Maksudnya model yang salah pake shampo he he … Rambutku memang sulit diatur, tapi aku suka modelnya, dan tidak berminat mengubahnya. Anggap sebagai trade mark lah
.
Jadi kapan cukur lagi? Hmm, terakhir kira-kira lebaran tahun lalu. Mungkin paling cepat bulan depan :p.
Entry Filed under: Daily Life, Idle Talk, Not That Important, Thought. .
7 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




1.
aldi | Juni 15, 2007 at 10:19 am
Jonathan Schwartz, CEO SUN, itu gondrong
mungkin itu enaknya jadi orang pinter (banget), gondrong pun ga ada yang protes
2.
ananta | Juni 15, 2007 at 12:43 pm
eh mungkin karena CEO nya itu orang ga protes :p
masih tetap kriwil kah dirimu ^-^?
3.
aldi | Juni 15, 2007 at 2:17 pm
ah iya, udah paling atas, siapa lagi yang mau protes

kriwil? dikit
sekarang ngambil aliran pendek terus
4.
air(arifullah ibn rusyd) | Juni 15, 2007 at 2:43 pm
whaha..jarang bgt potong rambut bang, gw setengah tahun ini aja dah lebih dari 4 kalee, tapi kok ga keliatan panjang. Kayaknya masih normal banget tuh…hehehe…karena disisir rapi kale ya…
gondrong ato pendek itu masalah selera…biar org bilang ‘jadul’ kalo selera (dan males ke salon) ya asik2 aja :p
5.
linda | Juni 20, 2007 at 2:28 pm
wah berarti gondrong ya
6.
ananta | Juni 20, 2007 at 4:02 pm
ga gondrong kok, kira2 mirip sama gambar di postingan
yah sedikit lebih panjang lah, dengan sedikit ’sayap’ di samping dan belakang
tp lebih rapi dan klimis
7.
ma2nk | Maret 8, 2008 at 5:08 pm
wahhh kalo gitu loh beda banget sama gw…
coz gw bisa sebulan dua X malah… malah pernah gw cukur rambuit gw sehari dua kali.. pertama gw ketukang cukur alhasil gw ngerasa kurang pendek datang kosan gw balik lagi ke tukang cukur yang beda. sampe2 situkang cukur bilang ini baru dipotong mas?? masih rapi kok!! gw bilang aja cepakin aja mas? tahu gak seh alhasil dia botakin rambut gw sampe dua senti.. huh tapi seksi juga tuhhhh….