Blogging untuk Ketenaran dan Uang
November 9, 2007
Bila blogging adalah penyakit, maka ia termasuk yang pertumbuhan jumlah ‘penderitanya’ cukup pesat. Sekali terjangkit akan sulit untuk ‘disembuhkan’ karena memiliki efek candu. Varian dari penyakit ini terus bertambah. Satu persatu kemungkinan tak terbatas dari blogging mulai terlihat. Menarik bila diperhatikan, sebagian dari blogger seperti mengalihkan pencarian identitasnya dari dunia nyata ke dunia internet. Ah ya, tapi ini soal lain
.
Tak bisa dipungkiri semua orang ingin mendapat perhatian. Bahkan seorang introvert sekalipun. Mungkin dengan media seperti blog ia bisa lebih terbuka. Dan kebanyakan orang nge-blog untuk berbagi, jadi wajar kalau ingin tulisannya dibaca banyak orang. Naiknya pamor beberapa blogger menjadi ’seleb’ blog di satu sisi memancing blogger yang ingin tenar secara instan. me-refresh statistik blog menjadi suatu obsesi. Jadi, berapa kali kah dalam sehari Anda mengecek statistik blog masing-masing
?
Salah satu cara mudah adalah dengan yang kusebut dengan membuat postingan ‘Lampu Merah’ :p. Yap, koran kriminal yang legendaris itu ^-^. Pasang judul yang provokatif, bombastis, pancing orang untuk membaca. Atau menulis sesuatu yang kontroversial untuk mengundang gelombang pro kontra. Waalau mungkin isinya biasa saja, tidak ada hal baru.
Lalu muncul pula jenis blogger lain, yang ingin mendapatkan pemasukan dari blog. Karena berbisnis perlu membangun reputasi, maka otomatis mereka pun mencari ketenaran secara instan pula.
Ok, tidak ada yang salah dengan itu. Hal yang mengganggu ku secara pribadi adalah ada yang baru mulai blogging secara serius (anggap masih masa percobaan lah
) tapi sudah ribut soal traffic dari blog nya. Kenapa tidak coba konsisten dulu selama beberapa bulan, baru kemudian mulai berpikir soal ini?
Bahkan dalam dunia blogging pun teori ‘ekor panjang‘ nya Chris Anderson berlaku. Tapi kita tidak perlu melakukan apa pun untuk survive, kecuali ya itu, bila ingin tenar. Di sinilah jurus-jurus branding harus dikeluarkan. Untuk ini silakan berguru pada para ahlinya.
Pada akhirnya blog yang layak mendapat ketenaran, akan tenar dengan sendirinya
.
~ tak berapa lama yang lalu, blogging adalah sesuatu yang sederhana ~_~
Entry Filed under: Blogging, Daily Life. Tag: bisnis, Blogging, ketenaran, uang.
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




1.
zidni | November 9, 2007 at 2:16 pm
Hey hey,
.
Saya merasa bahagia,
ikut memberikan inspirasi pada postingan kali ini
BTW, hubungannya longtail sama blogging apa?
bukannya bisnis pada longtail mengandalkan niche market.
2.
Adityo Ananta | November 9, 2007 at 3:23 pm
Baguslah sadar
Memangnya blog barumu itu tidak mengandalkan niche
?
Di Indonesia sendiri paling tidak sekarang ada 130 ribu blogger. Untuk bisa stand-out di antara mereka, mau tidak mau sebuah blog harus memiliki niche khusus, atau paling tidak ciri khas tersendiri.
3.
bonteng | April 29, 2008 at 7:52 am
makasih mas
aku jadi inget sama tujuan awal ku
semoga banyak yang sadar