2010 dalam untaian kata

Januari 1, 2011 at 8:42 am Tinggalkan komentar

Catatan peristiwa tahun lalu…

- Smartphone pertama. Dibeli secara impulsif. Maksud hati memberi hadiah untuk diri sendiri setelah sekian lama, apa daya momen nya sedikit hilang karena diundur secara sepihak :p.

- Habis pc terbitlah laptop. Setelah 4 tahun lebih akhirnya dia memutuskan bahwa dunia terlalu kejam untuknya dan sudah tiba saat baginya untuk meninggalkan semua -_-. Sekarang masih bingung bagaimana cara membuang mayat dr pc itu, dan masih ada data yang masih tertinggal di dalam hard disk nya pula. Ya sudahlah…

- Aplikasi pertama untuk umum: Komutta. Hasil kolaborasi dengan mreunion-labs, dan sudah ada di android market. Akhirnya jadi juga membuat sesuatu yang bermanfaat buat orang lain. Semoga bukan jadi aplikasi terakhir.

- Masih terjebak di tempat yang sama. Tapi dibalik itu semua, ada beberapa hal yang mungkin tak akan terjadi bila jalan yang dilalui sudah berbeda. Karena itulah, mungkin berat, mungkin tak sesuai keinginan, tapi tak ada yang sia-sia.

- Tiba masanya dimana penyangkalan itu harus berakhir. Bulan-bulan yang menyiksa harus diakhiri. Ada sedikit beban yang terangkat, meski tak bisa menghilangkan rasa kecewa itu. Apa mau dikata ketika sesuatu yang kau pikir adalah takdir mu terlepas begitu saja?

- Pelajaran penting: jangan bermain api bila tak ingin terbakar. Diawali dari eksperimen kecil, hingga akhirnya ikut terjebak menjadi objek eksperimen itu sendiri. Ok, terlalu abstrak memang karena sengaja :) . Biarlah untuk konsumsi pribadi saja.

- Batasan antara menginginkan sesuatu karena benar-benar menginginkannya, atau karena sekedar tidak ingin melewatkan (mungkin satu-satunya) kesempatan untuk mendapatkannya, adalah sangat tipis sekali. Saat itu rasionalitas terasa bagai ilusi.

- Ingat, jalani hidup tanpa penyesalan. Selagi masih ada waktu untuk memperbaiki sesuatu, selagi jendela kesempatan itu masih terbuka, manfaatkan itu, atau lupakan sama sekali dan jangan lihat ke belakang lagi.

- Segalanya akan lebih mudah bila semua orang bisa jujur. Tapi kita manusia yang diberi cobaan dengan harga diri yang melekat dan keraguan yang senantiasa hadir.

Dan begitulah adanya…

Entry filed under: Daily Life, Idle Talk, Not That Important, personal, Thought. Tags: .

Let it go Kesempatan Kedua

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 247,749 hits

Member of

BlogFam Community

Judge Me!

Say what you like about me :)
Positive
Negative

Random Post

My Archives

Tulisan Terkini

Twitter

My del.icio.us Link

Other Feeds

Powered by FeedBurner

Subscribe in Bloglines


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.