Pemerintah sedang mengembangkan bahan bakar baru. Campuran premium dan bio-etanol. Bio-etanol tersebut diolah dari ubi kayu. Bensin Bio-premium ini dibuat dengan komposisi 90% premium dan sisanya bio-etanol. Bensin ini diklaim memiliki performa yang sama dengan pertamax (soal emisi justru sama sekali tidak disebut ^o^). Bensin ini katanya akan dijual seharga premium biasa. Jadi bensin kualitas pertamax dengan harga premium.

Kabar baik? Sabar dulu🙂. Belakangan baru disebutkan kalau untuk mengolahnya perlu dibangun 314 pabrik di seluruh Indonesia, dan memerlukan lahan untuk ubi kayu tersebut seluas 1,6 juta hektar! Dan …. karena butuh persiapan lahan dan segala macam, maka baru bisa mulai diproduksi pada tahun 2025!!!

Nice …😀. Mudah-mudahan saja pada saat itu Pertamina belum bankrut atau cadangan minyak dunia belum habis.