Single Account, Multi Savings. Dengan sebuah rekening di bank, bisa memiliki lebih dari satu tabungan. Ya layaknya layanan penyedia blog, dengan sebuah account kita bisa memiliki lebih dari satu blog tanpa perlu membuat account baru lagi. Lho memang ada rekening tabungan seperti itu? Kupikir sih belum ada. Lalu buat apa? Banyak hal menurutku.

Salah satunya adalah memudahkan mengatur penghasilan dan ‘jatah’ bulanan🙂. Sebagian ahli keuangan menyarankan untuk memisahkan antara rekening tabungan dan rekening untuk kebutuhan sehari-hari. Karena bila dijadikan satu akan sulit untuk disiplin menabung. Bisa-bisa bukannya menabung malah mengurangi tabungan ^-^.

Aku sendiri memandang itu perlu. Penghasilan akan selalu terasa kurang karena kurang disiplin dalam mengaturnya. Padahal dengan membagi-bagi penghasilan dalam beberapa pos pengeluaran, dampaknya di kemudian hari akan sangat terasa.

Misal untuk qurban. Asumsi harga seekor kambing yang menengah adalah Rp840.000. Bila dicicil setiap bulan, maka cukup menyisihkan Rp70.000 tiap bulannya. Kalau tidak begitu, tentunya akan terasa berat bila pada saatnya harus langsung mengeluarkan uang Rp840.000😉. Ya kecuali memang kalau penghasilannya sudah  besar. He he, namanya juga masih termasuk fresh graduate, berapa sih gajinya ?😀

Itu satu contoh. Hal itu juga dipraktekkan untuk mencicil misalnya biaya pendidikan. Juga misalnya bila kita ingin membeli sesuatu. Atau mungkin hanya untuk sekadar menabung. Pengeluaran bulanan pun bisa dijaga. Mana yang rutin, mana yang untuk zakat, mana yang harus ditabung, dan sisanya untuk senang-senang😉.

Lalu, bukankah tinggal membuka rekening baru saja? Ya kalau penghasilan hanya akan dibagi menjadi 2 pos saja, kalau banyak seperti kusebutkan di atas? Memiliki misal 5 rekening kurasa bukan hal yang cerdas. Bayangkan repotnya dan belum lagi potongan bulanannya menjadi 5 kali lipat😦.

Kalau ada bank yang menyediakan layanan seperti ini tentu menyenangkan. Apalagi bila mudah mengurusnya. Dan seluruh tabungan yang kita miliki, bisa kita akses dengan satu nomor rekening saja. Kartu kredit atau ATM pun cukup satu, tidak perlu satu renteng🙂.