Dunia Tanpa Koma alias DTK, yang digembar-gemborkan oleh RCTI sebagai warna baru sinetron. Publikasi besar-besaran sejak jauh hari jelas membuat penasaran. Jadi bagaimana sinetron tersebut? Oh ya, tulisan ini dibuat beberapa saat setelah menyaksikan episode pertama dari DTK hari Sabtu 9 September kemarin.

Ide ceritanya lumayan menarik, mengenai kehidupan wartawan. Bukan tema sinetron yang tipikal, yaitu kalau tidak soal rebutan pacar ya rebutan harta, dan lengkap dengan close-up berulang kali dari tokoh antagonis yang melengos dan melotot :p. Balik ke DTK, tapi apa memang kehidupan wartawan pada umumnya memang begitu? Sepertinya terlalu hedonis. Hendak menunjukkan bahwa wartawan dalam DTK adalah wartawan berkelas? Eits tunggu ternyata mereka makan juga di ‘Warung Murah Meriah’😀.

Selain tema, daya tarik dari DTK ini adalah akting dari para pemainnya yang cukup lumayan. Yah wajar sih karena bisa dibilang sebagian besar dari pemainnya itu biasa menjadi pemeran utama di acara mereka masing-masing. Hmm, sayang. Apa untuk membuat suatu sinetron bermutu memang harus mengandalkan banyak bintang? Akan lebih menarik bila yang berperna adalah pemain-pemain ‘baru’ yang belum terkenal, namun kualitas aktingnya bagus.

Hal yang mengganggu adalah dari segi pencahayaan. Luminasinya terlalu berlebihan. Jadi adegan yang ada terlihat tidak wajar. Mengapa tidak menggunakan pencahayaan yang natural saja? Apa bermaksud untuk membuat DTK lebih berkualits dibanding sinetron lain? Kurang tahu juga. Tapi setidaknya pencahayaannya masih tidak separah sinetron ‘Pondok Indah’ beberapa tahun yang lalu (ada yang masih ingat :)?).

Ah ya, judulnya. Belum jelas kenapa diberi judul DTK. ‘Koma’ apa yang dimaksud? Semoga bukan sekedar penarik perhatian saja. Seperti film ‘Novel Tanpa Huruf R’. Kalau yang ini konyol :p. Diceritakan sang penulis telunjuk kirinya cedera sehingga tidak bisa mengetik huruf R. Padahal seharusnya bukan huruf R saja kalau begitu, tapi juga T, G, V, B, 4, 5 dan mungkin juga 6 (tergantung kebiasaan mengetik 10 jarinya😉 ). Yang jelas sinetron ini walau tidak ada komanya, tapi banyak iklannya🙂.

Secara keseluruhan DTK cukup menarik bila dibanding dengan sinetron lain saat ini. Walau memang masih terdapat kejanggalan cerita di sana-sini. Semoga saja akan bermunculan sinetron-sinetron lain yang lebih bagus lagi dari DTK.