Petang hari, saat sebagian besar orang dalam perjalanan seusai kerja. Seorang ibu menggendong bayinya naik ke dalam bis yang sedang berhenti di perempatan, hendak mengamen rupanya. Supir bis yang menyadari keberadaannya segera mematikan tape nya yang sedang memainkan kaset Doel Sumbang.

Ternyata sang ibu itu tidak menyanyikan lagu-lagu pop seperti pengamen lainnya. Ia melantunkan semacam shalawat. Suaranya yang fasih melantunkannya menunjukkan bahwa ia memang sudah hafal sejak dulu, mungkin sejak ia masih kecil. Sebetulnya aku kurang suka bila ada yang menggunakan agama untuk ‘mengamen’ seperti ini. Tapi, keadaanlah yang  pasti memaksa ia mencari nafkah dengan melantunkan shalawat. Pikiranku menerawang ke mana-mana.

Tanpa sadar ia telah selesai. Belum sempat kuberi uang receh padanya. Namun terlamabat ia telah turun dari bis. Dan suara Doel Sumbang pun kembali terdengar nyaring.