Nilai batas kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun depan akan kembali dinaikkan. Besarnya belum ditentukan. Namun dikatakan bahwa nilai yang ideal adalah 5,5. Apa artinya ini?

Alih-alih pasang jurus untuk protes terhadap rencana kebijakan tersebut, tentu lebih baik melakukan persiapan yang diperlukan. UN masih (bukan tinggal) beberapa bulan lagi. Artinya masih ada cukup waktu bagi semua pihak terkait.

Bagi pemerintah dan instansi terkait tentunya harus menaikkan mutu pendidikan. Jangan hanya sekadar membuat kebijakan baru saja. Pihak sekolah harus membekali murid-muridnya dengan baik. Lebih baik lagi bila mereka mengadakan simulasi UN, sehingga para murid bisa melihat kekurangan mereka. Dan yang paling penting adalah tanggung jawab masing-masing dari murid.

Lulus atau tidak, yang menentukan adalah peserta ujian itu sendiri. Menyalahkan pihak lain atau keadaan untuk kegagalan mereka adalah kekanak-kanakan. Waktu yang tersedia masih cukup banyak. Target nilai yang harus dicapai sudah ada (ambillah 5,5 sebagai target, kalau perlu lebih dari itu). Ikuti simulasi ujian bila diadakan di sekolah atau di bimbingan belajar. Atau setidaknya kerjakan sendiri soal-soal ujian tahun sebelumnya.

Jangan tunggu sampai penyesalan itu datang. Sadari bahwa UN itu adalah salah satu milestone (momen penting) dalam hidup, sama seperti SPMB dan ujian-ujian lain. Walau kelulusan memang bukan segalanya, masih ada jalan lain. Tapi bila jalan itu yang dipilih, jalani dengan serius.