Artikel titipan dari Hanif Suswanto, tukang arsitek ^-^

Pasti kita semua pernah dengar tentang indahnya kehidupan surga yang akan kita dapatkan kalo kita jadi orang yang diridhoi Tuhan……. Semua agama ngajarin kan????? Kita dijanjikan akan diberi kebahagiaan tanpa tanding…..kebahagiaan tanpa batas….yang akan mengabulkan semua keinginan kita, apapun itu…..Bidadari lebih cantik dari manusia manapun, buat yg cewek bidadara kale ya.Ya kan yaaaaa……………

Kalo kita melihat kehidupan kita sebagai manusia…..dengan segala rutinitas yang harus di jalani…..dengan segala masalah yg pelik…..tanggungjawab dan kewajiban…..tentunya tawaran surga tersebut sangat menggiurkan banget gak seh???? Buat gw sih bener2 nampol banget. Seperti manusia lainnya….gw juga suka banget kale ma surga…..but apakah kebahagiaan yg begitu intens akan mampu membuat kita tetap bahagia????

Gw berfikir…..kita selama ini bisa merasa bahagia di bumi karena kita bisa melihat orang lain yang lebih tidak beruntung dibandingkan kita…..ato minimal kita bisa senang karena kita telah melakukan perjuangan berat untuk mendapatkan sesuatu. Menurut gw and pengalaman pribadi, gw susah merasa senang saat gw mendapatkan sesuatu dengan terlalu mudah……yah beda aja rasanya sama sesuatu yg dilakukan dengan perjuangan berat…..kurang nampol. Coba rasain dalam2, tentunya pemilik bmw bisa bahagia karna dia bisa melihat orang yg masih susah2 naek angkot, ato bergetar hebat dibelakang jok supir bajaj. Lobster, sirip hiu, daging ato ayam masih terasa enak and menyenangkan karna kita bisa membandingkan dengan orang yg gak makan, ato makan ayam yg blom gede…alias telor. Intinya…menurut gw kita bisa merasa bahagia di dunia karna kita bisa membandingkan dengan kehidupan lain yang gak beruntung and susah banget.

Gimana dengan surga????….Kita dijanjikan tak ada kesulitan apapun yang akan kita dapatkan di surga…….Intinya di surga itu semua serba enak dah…….Trus betulkah dengan keadaaan yg seperti itu kita bisa jadi bahagia??? Ok, untuk ukuran keadaan manusia di bumi, yg penuh cobaan dan ragam kesulitan dan tingkat kehidupan, surga sangat menjanjikan. Tapi kalo kita benar2 ada dalam kebahagiaan yg menjemukan…….menurut gw kita gak bisa lagi merasakan segala kenikmatan yg ditawarkan oleh surga…….semua malah akan terasa hambar…..terlalu banyak kenikmatan……karna semua tanpa batas. Gw percaya, di awal kita akan bahagia, karna kita masih merasakan kehidupan dunia yg sangat sulit…..tapi perlahan semua akan hambar…..seperti yg gw bilang tadi. Manusia pasti akan melupakan kesulitan yg pernah terjadi pada dirinya dulu di dunia, karna manusia punya kemampuan beradaptasi and melupakan yg luar biasa (ntar lain tempat dibahas), jadi pengalaman surga itulah yang akhirnya tersisa, kita hanya tersisa rasa kebahagiaan yg menjemukan.

Yah tentunya teori tadi hanya bisa terjadi kalo kita tidak berubah dengan karakter manusia di bumi sekarang. Yg bahagia karna bisa membandingkan dengan yg lain, dan yg bisa melupakan kenangan. Pemikiran gw ini bisa mentah kalo ternyata tuhan tidak menjadikan diri kita seperti kita yang sekarang…….dalam arti karakter kita sebagai manusia di surga berbeda dengan manusia di bumi.

Gw cuma iseng kepikiran aja……apakah pasti kita bisa bahagia dengan keadaan yang ditawarkan oleh surga itu??? Apa yg akan gw ungkapin di sini benar2 adalah gagasan sekilas dalam batasan pemikiran manusia yang penuh keterbatasan, bukan sebuah dogma baru, apalagi agama baru. Gw cuma manusia biasa yg melihat beberapa puzzle kehidupan, dan berusaha merangkainya menjadi sebuah pemikiran yg ‘aneh’.

written by : Hanif S