Kata yang kurang tepat mungkin, tapi ya itu yang kurasakan. Segalanya seakan berkonspirasi terhadapku, menyampaikan pesan untukku. Sayang kadang sulit untuk kuterjemahkan.

Pagi ini, ku sengaja datang sedikit lebih pagi dari biasanya ke kantor. Untuk apa? Kerja? Ah, aku tidak serajin itu🙂. Aku ingin menulis. Belakangan ini tulisan yang kubuat statusnya tidak pernah naik dari ‘draft’. Bahkan sebagian besar pada akhirnya masuk ke dalam kategori ‘Deleted Item’. Jadi, aku ingin mencoba konsentrasi menulis di kedamaian suasana kantor di pagi hari.

Ok, pertama ku melakukan rutinitas pagi dahulu, cek email, blog, berita dan feed. Belum rampung, cling, ada pesan masuk melalui YM. Akhirnya malah asyik ber-ym-ria, maklum topiknya menarik🙂. Intinya tentang masalah temanku, tapi lama-lama sadar juga bahwa kasus yang kualami ternyata sangat mirip. Walah.

Lalu? Menarik juga melihat masalah yang kita punya dari sudut pandang orang ketiga. Semua menjadi lebih jelas (mudah belum tentu). Kurasa itu salah satu sarana hidayah untukku.

Itu hanya satu contoh. Dan memang ketika kita mau berpikir tentang makna segala peristiwa yang terjadi di sekitar kita, kita akan m elihat bahwa semua saling berkaitan. Tinggal bagaimana kemudian kita menerjemahkannya. Nah, jujur, aku masih agak macet di tahap ini ^-^. Masih sulit memisahkan antara harapan dan kenyataan.

Harapan yang terlalu dipaksakan masuk ke dalam rangkaian peristiwa bisa membutakan. Emm, kalimat yang sulit dimengerti? Ya ku juga sulit menjelaskan -_-`. Yang jelas semakin besar harapan, maka akan semakin sakit pula ketika kenyataan tidak lagi bisa dipungkiri. Halah kalimat apalagi yang ku tulis ini?

Yah sudah dulu deh. Walau sebetulnya masih kurang sreg dengan isinya. Kurang bermutu nih. Eits .. lupa, jangan memberi input negatif untuk diri sendiri! Hmm, hal yang harus terus kuingat. Meski faktanya tulisan ini memang tidak jelas😀.

~duh lama-lama berubah jadi blog narsis juga nih😦