Tag

, ,

Kamera saku, terlebih yang entry level, memiliki fitur yang terbatas. Salah satu cara memaksimalkan kamera yang dimiliki tanpa perlu mengganti dengan yang baru adalah dengan menggunakan CHDK.

CHDK (Canon Hacker’s Development Kit) pada dasarnya adalah script yang seolah-olah meng-upgrade firmware dari kamdig Canon. Dikatakan seolah-olah karena ia tidak benar-benar meng-update firmware, melainkan hanya meng-override default setting kamera ketika start up. Karenanya, CHDK bukanlah update yang permanen, dan semestinya aman.

Lalu apa manfaat CHDK? Berikut adalah beberapa fitur yang kurasa menarik. Fitur selengkapnya bisa dilihat di halaman FAQ dari CHDK.

  • RAW shooting
  • Live histogram
  • Zebra mode – memudahkan identifikasi area yang under atau over exposure
  • Indikator batere – default dari Canon, indikator batere hanya akan terlihat ketika kondisi batere sudah kritis, dan itu menyebalkan.
  • Custom scripting – pengguna dapat menambahkan script buatan sendiri.
  • Shutter, Aperture, and ISO Overrides
  • Games – yup benar games ^-^

Sekilas dapat terlihat bahwa sebagian besar fitur tersebut tidak terlalu berguna untuk pengguna kamera amatir (sepertiku). Namun bagi yang paham, fitur-fitur tersebut tentu akan sangat berguna. Dokumentasi dari CHDK untuk versi Allbest bisa dilihat di sini.

Berarti ada versi lain? Yup, tapi bila sekedar ingin mencoba, versi ini sudah lebih dari cukup lengkap (pemilihan nama nya kurang kreatif nih :D).

Proses instalasinya cukup mudah. Pilih firmware CHDK, sesuai dengan jenis kamera Canon yang dimiliki. Lalu kopi file tersebut ke direktori root dari SD card dengan card reader. Secara default, CHDK tidak akan dijalankan otomatis saat start up. Sehingga tak perlu repot untuk menghapusnya dulu ketika tidak ingin menggunakannya.

Apakah penggunaan CHDK akan menghilangkan garansi? Sepertinya tak perlu khawatir🙂

~lumayan untuk latihan sebelum benar-benar punya kamera canggih😉